Gas Elpiji 3 Kilogram Langka Lagi di Bengkulu | Liputan 24 Bengkulu
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Gas Elpiji 3 Kilogram Langka Lagi di Bengkulu

Posted by On 10:33 AM

Gas Elpiji 3 Kilogram Langka Lagi di Bengkulu

Usmin / JEM Selasa, 30 Oktober 2018 | 16:15 WIB

Bengkulu - Bahan bakar gas elpiji ukuran 3 kilogram (kg) di Kota Bengkulu kembali mengalami kelangkaan di tingkat agen dan pangkalan. Akibat kelangkaan stok gas di tingkat pangkalan dan agen, memicu harga naik hingga Rp 24.000/tabung. Padahal harga eceran tetap (HET) gas elpiji ukuran 3 kg di Bengkulu Rp 14.700/kg.

Keterangan yang dihimpun SP, Selasa (30/10), menyebutkan, kelangkaan itu terjadi sejak dua pekan lalu. Kelangkaan sempat teratasi ketika Pertamina dan Disperindag Kota Bengkulu menggelar operasi pasar (OP) gas elpiji di seluruh kecamatan di daerah ini.

“Namun, setelah tidak ada lagi operasi pasar gas elpiji subsidi, harga naik lagi secara dratis,” kata Asdin (42), pedagang bakso keliling.

Asdin mengaku tidak mempersoalkan harga gas 3 kg mencapai Rp 22.000/tabung. Bagi dirinya gas yang dibutuhkannya ada sehingga dia bisa berjualan bakso keliling setiap hari di Kota Bengkulu.

Hal senada diungkapkan Herman (38), salah seorang pedagang martabak. Ia mengatakan, sejak dua pekan ini dirinya sulit mendapatkan gas elpiji 3 kg ditingkat pangkalan dan agen di daerahnya, karena stoknya mengalami kelangkaan.

Akibatnya, dia terpaksa membeli gas 3 kg di warung dengan harga Rp 21.000/tabung. Padahal, harga elpiji 3 kg di pangkalan dan agen berdasarkan HET yang ditetapkan Wali Kota Bengkulu hanya Rp 14.700/tabung.

"Bagi saya harga elpiji 3 kg di atas HET tidak masalah. Yang penting persediaannya ada jika dibutuhkan, sehingga saya setiap hari bisa berjuala martabak," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Bengkulu, Dewi Darma mengatakan, pihaknya sudah menurunkan tim ke lapangan untuk mengecak stok gas elpiji di pangkalan dan agen di daerah ini.

Jika ditemukan stok gas elpiji 3 k g mengalami kelangkaan di agen dan pangkalan, maka pihaknya akan berkoodinasi dengan Pertamina untuk kembali menggelar OP di setiap kecamatan dalam Kota Bengkulu, sehingga harga gas subsidi kembali normal, katanya.


Sumber: Suara Pembaruan Sumber: Berita Bengkulu

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »