Edarkan Sabu, 3 ANS di Bengkulu Ditangkap Polisi | Liputan 24 Bengkulu
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Edarkan Sabu, 3 ANS di Bengkulu Ditangkap Polisi

Posted by On 10:27 PM

Edarkan Sabu, 3 ANS di Bengkulu Ditangkap Polisi

Usmin / JAS Sabtu, 20 Oktober 2018 | 09:25 WIB

Bengkulu - Tiga oknum Aparatur Sipil Negara (ANS) di Bengkulu, yakni EF (29), TR (29) dan AK (38), ditangkap polisi karena diduga mengedarkan narkoba jenis sabu di daerah ini.

Secara bersamaan polisi juga meringkus dua orang pengedar sabu, yakni PA (33) dan ET (34). Keduanya merupakan warga Kelurahan Pasar Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah.

Kepala Bisang (Kabid) Humas Polda Bengkulu, AKBP Sudarno, di Bengkulu, Sabtu (20/10) mengatakan, tiga oknum ANS pengedar sabu yang diringkus polisi tersebut, bertugas di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Bengkulu, dan Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Tengah.

"Saat ini, tiga tersangka berikut barang bukti berupa sabu diamankan di Mapolda Bengkulu untuk menjalani pemeriksaan secara intensif. D emikian pula dua tersangka lain warga Pasar Pedati, Bengkulu Utara juga menjalani pemeriksaan intensif," ujarnya.

Penangkapan lima pengedar sabu tersebut, bermula dari laporan masyarakat ke polisi terkait adanya transaksi narkoba. Atas laporan tersebut, polisi langsung menuju lokasi tempat transaksi barang haram tersebut, dan berhasil meringkus lima orang tersangka.

Para tersangka ditangkap di tiga tempat kejadian perkara (TKP), di Jalan Gading Cempaka Kota Bengkulu, Hotel King Suite dan Kelurahan Pasar Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa Bengkulu Tengah.

Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti sabu siap edar seberat 1,5 ons, 2 unit timbangan digital, satu bal plastik klip bening, beberapa unit handphone dan satu paket ganja kering.

Barang haram tersebut, disimpan tersangka di bawah tiang listrik dan mereka mengaku sabu tersebut dipesan dari temannya melalui handpone.

Kelima tersangka dikenakan melanggar pa sal 114 ayat (1) pasal 112 ayat (1) UU Narkotika No 35 Tahun 2009 dengan ancaman enam tahun penjara hingga seumur hidup.

Sudarno mengatakan, setiap pelaku pengedar dan bandar narkoba yang tertangkap akan diberikan hukuman yang berat dengan tujuan agar peredaran narkotika di Bengkulu, dapat dikikis habis.

"Kami tidak akan memberikan ampun kepada pengedar dan bandar narkoba bila tertangkap akan dikenakan hukuman yang berat, sehingga peredaran narkotika di wilayah Bengkulu, dapat dibasmi secara tuntas," kata Kabid Humas Polda Bengkulu.


Sumber: Suara Pembaruan Sumber: Berita Bengkulu

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »