Ratusan Napi Lapas Rejang Lebong Bengkulu Terancam Tak Ikut ... | Liputan 24 Bengkulu
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Ratusan Napi Lapas Rejang Lebong Bengkulu Terancam Tak Ikut ...

Posted by On 7:15 AM

Ratusan Napi Lapas Rejang Lebong Bengkulu Terancam Tak Ikut ...

Usmin / WBP Jumat, 28 September 2018 | 15:13 WIB

Bengkulu - Sebanyak 194 dari 250 penghuni lembaga pemasyarakat (Lapas) Curup, Rejang Lebong, Bengkulu, terancam tidak bisa mengikuti Pemilu 2019. Pasalnya, mereka tidak memiliki e-KTP dan kartu keluarga (KK) alias status kependudukanya tidak jelas.

"Jadi, hanya ada 56 atau 20 persen dari 250 orang napi penghuni lembaga pemasyarakatan (Lapas) Curup, Rejang Lebong, yang memenuhi syarat menyalurkan hak politiknya pada Pemilu 2019 mendatang," kata Ketua KPU Rejang Lebong, Restu S Wibowo, di Bengkulu, Jumat (28/9).

Ia mengatakan, sesuai aturan, bagi warga, termasuk napi penghuni lapas, yang tidak memiliki e-KTP, tidak memenuhi syarat sebagai pemilih pada Pileg dan Pilpres 2019. "Jika mereka tidak memiliki KTP dan KK meski sudah berusi a 17 tahun ke atas atau sudah menikah, tetap tidak sah sebagai pemilih," ujarnya.

Restu menambahkan, bagi napi yang memenuhi syarat, akan difasilitasi pihak lapas dengan menyediakan tempat pemungutan suara (TPS).

Pada Pilbup Rejang Lebong dan Pilgub Bengkulu lalu, kata Restu, penghuni lapas diberikan kesempatan oleh KPU untuk menyalurkan hak politiknya di TPS 2 dan TPS 5, yang didirikan di dalam lapas. Hal yang sama juga akan dilakukan KPU Rejang Lebong, saat pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 agar tidak kehilangan hak politiknya.

Terkait 194 orang napi yang tidak memenuhi syarat Restu mengatakan, pihaknya sudah meminta Dukcapil Rejang Lebong, untuk mendata kembali dan langsung merekam KTP para napi tersebut.

Restu mengimbau Dinas Dukcapil Rejang Lebong, untuk lebih aktif melakukan perekaman e-KTP di wilayah perdesaan, sehingga warga yang berusia 17 tahun ke atas bisa memiliki KTP.

"KPU Rejang Lebong, sudah berusaha memberikan blanko e-KT P kepada warga yang belum memiliki KTP. Tujuannya untuk membantu tugas Dukcapil dalam melakukan pendataan pemilih. Tapi, hingga daftar pemilih tetap (DPT) ditetapkan belum ada respons dari Dukcapil setempat," ujarnya.

Seperti diketahui total daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019 di Kabupaten Rejang Lebong, tercatat sebanyak 199.213 pemilih, tersebar di 15 kecamatan.


Sumber: Suara PembaruanSumber: Berita Bengkulu

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »