GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Tawar Harga, Warga Bengkulu Kehilangan Emas Dalam Tas

Tawar Harga, Warga Bengkulu Kehilangan Emas Dalam Tas

Foto/ Iman bengkuluekspress.com
Kasat reskrim Polres Bengkulu, AKP Indramawan Kusuma Trisna.Bengkulu, bengkuluekspress.com â€" Nasib sial dialami Nurma Eti (62), warga Jala…

Tawar Harga, Warga Bengkulu Kehilangan Emas Dalam Tas

Kasat reskrim Polres Bengkulu, AKP Indramawan Kusuma Trisna.
Foto/ Iman bengkuluekspress.com
Kasat reskrim Polres Bengkulu, AKP Indramawan Kusuma Trisna.

Bengkulu, bengkuluekspress.com â€" Nasib sial dialami Nurma Eti (62), warga Jalan Citandui, Kelurahan Padang Harapan, Kota Bengkulu, pada Mingg (15/7/18). Saat sedang memilih dan menawar harga emas yang disukai di Toko Emas Rembulan di kawasan Jalan KZ. Abidin, Kota Bengkulu. Cincin dan gelang emas di dalam tas miliknya yang letakkan di etalase toko tersebut justru dibawa kabur pencuri.

Kejadian berawal ketika korban sedang melakukan tawar menawar untuk membeli emas di toko emas Rembulan. Korban tanpa ras curiga meletakkan begitu saja tas miliknyan di etalase t oko. Di dalam tas itu tersimpan cincin emas seberat 5 gram dan gelang berlapis emas. Asyik memilih perhiasan emas dan harganya dengan penjual, tanpa disadari tas korban diatas etalase toko ternyata sudah raib.

Saat ingin mengambil uang untuk membayar, korban baru sadar kalau cincin dan gelang emasnya dalam tas itu telah hilang. Atas kasus yang dialaminya, korban langsung melaporkan kejadian itu ke Kepolisian Resort (Polres) Bengkulu, sekitar pukul 15.00 WIB. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 3,75 juta.

Kapolres Bengkulu, Ajun Komisaris Besar (AKBP)? Prianggodo Heru Kun Prasetyo melalui Kasat reskrim Polres Bengkulu, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Indramawan Kusuma Trisna membenarkan adanya laporan tersebut. Dia mengimbau agar masyarakat ekstra waspada jika ingin bertransaksi di tempat rawan seperti toko emas dan bank.


“Ya benar laporan dari korban sudah ada. Kami ke TKP untuk menanyai para saksi yaitu pemilik toko dan orang di sekitarnya, masyarakat hendaknya lebih waspada jika membawa barang berharga, mengingat tempat semacam ini rawan aksi kejahatan,” ungkap Indramawan kepada bengkuluekspress.com, Senin (16/7/18). (Imn)

Sumber: Berita Bengkulu

No comments