Seekor Gajah Betina Berusia 20 Tahun Ditemukan Mati Membusuk ... | Liputan 24 Bengkulu
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Seekor Gajah Betina Berusia 20 Tahun Ditemukan Mati Membusuk ...

Posted by On 9:36 PM

Seekor Gajah Betina Berusia 20 Tahun Ditemukan Mati Membusuk ...

Seekor Gajah Betina Berusia 20 Tahun Ditemukan Mati Membusuk di Bengkulu

Gajah berusia 20 tahun itu mati di kebun sawit milik warga. Mamalia bertubuh besar itu diperkirakan mati sekitar satu minggu lalu.

Seekor Gajah Betina Berusia 20 Tahun Ditemukan Mati Membusuk di BengkuluBangkai gajah ditemukan di Bengkulu dan diperiksa tim BKSDA Bengkulu pada Sabtu (30/6/2018).(KOMPAS.COM/FIRMANSYAH)

SERAMBINEWS.COM - Seekor gajah betina ditemukan mati dan telah membusuk di wilayah Hutan Produksi Terbatas (HPT) Air Teramang, Desa Retak Mudik, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu.

Gajah berusia 20 tahun itu mati di kebun sawit milik warga. Mamalia bertubuh besar itu d iperkirakan mati sekitar satu minggu lalu.

Kepala Subbagian Tata Usaha Balai Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA) Provinsi Bengkulu, Suharno mengatakan, tim gabungan telah melakukan pemeriksaan nekropsi atau otopsi pada hewan. "(Tim) yakni 12 orang dari BKSDA Bengkulu yang terdiri dari dokter hewan, polhut, TPHL sebanyak enam orang Polsek Sungai Rumbai, ditambah anggota Babinsa," ujar Suharno, Minggu (1/7/2018).

Baca: VIDEO - Kopi Gratis hingga Kuda di Pantai Ala Polres Aceh Jaya

Menurut dia, hasil pemeriksaan di TKP juga menemukan kotoran dan jejak kaki kelompok gajah liar, serta dua pondok kebun yang telah dihancurkan oleh gajah liar.

Suharno menjelaskan, proses pemeriksaan dilakukan pada Sabtu (30/6/2018). Dalam pemeriksaan forensik veteriner ini ada 14 sampel dari hasil bedah bangkai gajah dan hasil pemeriksaan di TKP yang sudah diambil.

Tujuannya, untuk memeriksa toksikologi dan histopatologi, serta memeriksa sampel DNA. "Hasil pemeriksaan makroskopis menunjukan beberapa organ sudah mulai hancur dan membusuk. Sampel yang telah diambil selanjutnya untuk diperiksa ke laboratorium guna menegakkan diagnosis penyebab kematian satwa tersebut," ucapnya.

Baca: Sering Tampil Kasual, Kali Ini Nissa Sabyan Tampil Glamor Hingga Dicap Bidadari Kahyangan

Sejauh ini, belum diketahui penyebab pasti kematian gajah tersebut.

Penyebab kematian gajah masih dalam proses penyelidikan aparat gabungan dari Dirjen Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, BKSDA Bengkulu, Taman Nasional Kerinci Seblat, Polsek Sungai Rumbai, Koramil Ipuh, dan pihak desa setempat. "Hutan Produksi Air Teramang dan sekitarnya merupakan habitat populasi terakhir kelompok besar gajah liar di Bengkulu," kata Suharno.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : "Seekor Gajah Betina Ditemukan Mati di Bengkulu"

Editor: Fatimah Sumber: Kompas.com Ikuti kami di Sumber: Berita Bengkulu

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »