200 Brimob dari Bengkulu dan Jambi Padamkan Karhutla | Liputan 24 Bengkulu
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

200 Brimob dari Bengkulu dan Jambi Padamkan Karhutla

Posted by On 2:34 AM

200 Brimob dari Bengkulu dan Jambi Padamkan Karhutla

200 Brimob dari Bengkulu dan Jambi Padamkan Karhutla

Dua SSK Brimob dari Polda Bengkulu dan Jambi diterjunkan untuk membantu pemadaman Karhutla di Sumsel. Mereka yang berjumlah 200 personil

200 Brimob dari Bengkulu dan Jambi Padamkan KarhutlaANTARAIlustrasi - TITIK PANAS RIAU - Petugas pemadam kebakaran dibantu polisi dan warga berusaha memadamkan api kebakaran lahan di Pekanbaru, Riau, Selasa (17/7) malam. Berdasarkan data BMKG Pekanbaru, terdeteksi adanya peningkatan titik panas di Provinsi Riau sebanyak 61 titik panas dari data sebelumnya 29 titik panas yang tersebar di sejumlah wilayah di Provinsi Riau. (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)

SRIPOKU.COM , PALEMBANG - Dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) Brimob dari Polda Bengkulu dan Jambi diterjunkan untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumsel. Mereka yang berjumlah 200 personil itu disebar ke OKI, Ogan Ilir, serta Musi Banyuasin.

"Dua SSK akan disebar ke beberapa daerah sesuai kebutuhannya. Mereka akan membantu pemadaman api Karhutla di Sumsel dalam waktu dekat hingga musim kemarau ini selesai," ujar Wakil Kapolda Sumsel Brigjen Pol Bimo Anggoro Seno, Senin (30/7).

Berita Lainnya:
BPBD Sumsel Siagakan Satu Helikopter dan Pesawat Cegah Karhutla

Dikatakan Bimo, Danrem 044 Garuda Dempo, Kolonel Inf Iman Budiman sebagai Kasatgas Karhutla Sumsel juga sudah terjun langsung dalam pemadaman di lokasi titik api.

Sebelumnya disampaikan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Karhutla yang terjadi di Sumsel ini 99 persen diakibatkan ulah manusia. Ia juga menginstruksikan tembak di tempat untuk pelaku pemb akar lahan yang tertangkap tangan berada di lokasi kejadian.

Dikatakan, pihaknya tidak segan melakukan hal tersebut karena pembakaran hutan dan lahan merupakan tindak pidana berat dengan ancaman lebih dari tujuh tahun penjara.

Secara terpisah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menetapkan status siaga darurat terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang telah terjadi satu pekan terakhir di Muba. Mengingat setelah beberapa kecamatan diantaranya Kecamatan Bayung Lencir dan Kecamatan Sekayu mengalami Karhutla.

Kepala BPBD Muba Haryadi Karim mengatakan, bencana Karhutla di Kabupaten Muba sudah cukup mengkhawatirkan. Sejak satu pekan terakhir sejumlah lahan gambut atau semak belukar yang ada terbakar disebabkan oleh cuaca kemarau membuat vegatasi menjadi kering.

"Saat ini sudah memasuki musim kemarau, jadi lahan gambut yang ada seperti di Kecamatan Bayung Lencir mudah sekali terbakar. Oleh karena itu, dalam mencegah karhutla semakin meluas kita telah menerjunkan 2 tim dan dibantu oleh TNI, Polri, dan Manggala Agni," kata Haryadi, Senin (30/7).

Lanjutnya, upaya pemadaman karhutlah di dua kecamatan yakni Kecamatan Bayung Lencir dan Kecamatan Sekayu mengalami kesulitan kesulitan karena medan yang sulit meski dibantu Water bombing perusahaan. Dari data yang ada bencana karhutlah yang terjadi Kecamatan Bayung Lencir telah membakar kurang lebih 30 hektare sedangkan Kecamatan Sekayu 2 Hektare.

"Lahan yang terbakar sendiri vegetasi semak belukar yang mengalami kekeringan, saat ini tim terus berupaya melakukan pemadaman dibantu TNI, Polri, Manggala Agni, serta perusahaan. Kita juga terus berupaya menghimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan karena dampak yang ditimbulkan sangat berbahaya," jelas Haryadi.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM bersama Dandim 0401 Muba Letkol CZI Mulyadi turun langsung memadamkan api di lahan gambut yang berada di De sa Muara Medak Kecamatan Bayung Lencir, Muba, Sabtu (28/7). Dengan menggunakan alat pemadam pompa air Kapolres Muba bersama Dandim beserta anggota Tim Karhutla berjibaku untuk memadamkan api di lahan hutan gambut yang terbakar.

"Ya, sampai saat ini Senin (30/7) titik api di lahan gambut masih terpantau aktif. Api cepat merambat karena vegetasi yang kering serta udara dan angin yang mengarah ke api yang menyebabkan sulit di padamkan,"kata Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti.

Agar api tidak meluas pihak perusahaan dari PT RHM telah mengerahkan 9 alat berat berjenis ekskavator untuk membuat sekat api agar tidak meluas ke lahan yang tidak terbakar. "Saat ini anggota yang melakukan pemadaman masih di lapangan, semoga bencana karhutla ini cepat berlalu," tutupnya. (cr13)

Penulis: Fajeri Ramadhoni Editor: Bejoroy Sumber: Sriwijaya Post Ikuti kami di Video Paskibra Pematangsiantar Keroyok Sopir Angkot hingga Tendang Perut Wanita yang Hendak Melerai Sumber: Berita Bengkulu

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »